PERANCANGAN SISTEM INFORMASI RESERVASI MOBIL PADA PT. INDONESIA COMNETS PLUS (ICON+)
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI RESERVASI MOBIL
PADA PT. INDONESIA COMNETS PLUS (ICON+)
LAPORAN KERJA PRAKTEK
OLEH:
NIM NAMA
1.
181011450200 AAR DARMAWAN PRATAMA
2.
181011450552 M DENI HARYADI
3.
181011450630 SAIPUL AJI
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PAMULANG 2021/2022
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PAMULANG
PERSETUJUAN LAPORAN KERJA PRAKTEK
Program Studi : Teknik Informatika
Jenjang Studi : Strata 1
Judul : PERANCANGAN SISTEM INFORMASI RESERVASI
MOBIL PADA PT.INDONESIA COMNETS PLUS (ICON+)
NIM NAMA
1. 181011450200 AAR DARMAWAN PRATAMA
2. 181011450552 M DENI HARYADI
3. 181011450630 SAIPUL AJI
Disetujui untuk dipresentasikan pada periode semester Genap tahun ajaran
2021/2022
Pamulang, September 2021
Dosis Pembimbing
( Thoyyibah. T S.Kom., M.Kom )
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PAMULANG
PENGESAHAN LAPORAN KERJA PRAKTEK
Program Studi : Teknik Informatika
Jenjang Studi : Strata 1
Judu l : PERANCANGAN SISTEM INFORMASI RESERVASI MOBIL PADA PT.INDONESIA COMNETS PLUS (ICON+)
NIM NAMA
1. 181011450200 AAR DARMAWAN PRATAMA
2. 18101 1 450552 M DENI HARYADI
3. 181011450630 SAIPUL AJI
Pamulang, September 2021
Dosen Penguji Pembimbing Akademik
( Nama Dosen, M.Kom) ( Thoyyibah.T S.kom., M.Kom)
Ketua Program Studi
Teknik Informatika
( Ahmad Udin Zaelani, S.Kom., M.Kom )
NIDN. 0429058303
LEMBAR PENGESAHAN SELESAIDinyatakan bahwa:
1. AAR DARMAWAN PRATAMA (181111450200)
2. M DENI HARYADI (181011450552)
3. SAIPUL AJI (181011450630)
Telah selesai melaksanakan kegiatanKerja Praktek pada: Tanggal Bulan Tahun
Nama Instansi : PT. INDONESIA COMNETS PLUS (ICON+)
Alamat : Jl. Sigura-gura II No.2, RT.11/RW.1, Duren Tiga, Kec. Pancoran, Kota
Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12760
Tanggal : 05 Oktober 2021
Pembimbing Praktek (Instansi)
(Laogi Muslim ST)
LEMBAR PENILAIAN KERJA PRAKTEK MAHASISWA
NAMA :
NIM :
PROGRAM STUDI PRAKTEK :
TEMPAT KERJA PRAKTEK :
WAKTU PELAKSANAAN :
KERITERIA PENILAIAN
|
|
|
||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||
Nilai rata-rata akhir (nilai I + Nilai II)/2 :………... * Pamulang, …………..
: ……….. ** Kaprodi Teknik Informatika
|
KOMPONEN PENILAIAN |
|
|
80-100 : A |
59 – 69 : C |
|
70 – 79 : B |
45 – 55 : D |
*Dalam Angka
** Dalam Huruf (
Ahmad Udin Zaelani, S.Kom., M.Kom )
NIDN. 0429058303
|
Nama Instansi KP |
PT. INDONESIA COMNETS PLUS (ICON+) |
|
Alamat Instansi |
Jl. Sigura-gura II No.2, RT.11/RW.1, Duren Tiga, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12760 |
|
Dosis Pembimbing |
THOYYIBAH. T S.Kom., M.Kom |
|
tidak. |
NIM |
NAMA |
|
1. |
181011450200 |
AAR DAR M AWAN PRATAMA |
|
2. |
181011450552 |
M DENI HARIADI |
|
3. |
181011450630 |
SAIPUL AJI |
|
TIDAK |
tanggal |
Materi yang dikonsultasikan |
Dosis Paraf |
||
|
MHS 1 |
MHS 2 |
MHS 3 |
|||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Mahasiswa di
atas telah melakukan
bimbingan dengan jumlah
materi yang telah
mencukupi untuk diseminarkan.
Pamulang, ………………
Dosis Pembimbing
( Thoyyibah. T S.Kom., M.Kom )
LEMBAR BERITA ACARA KONSULTASI DENGAN SUPERVISOR KP
|
Nama Instansi KP |
PT. INDONESIA COMNETS (ICON+) |
|
Alamat Instansi |
Jl. Sigura-gura II No.2, RT.11/RW.1, Duren Tiga, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12760 |
|
Pengawas KP |
Laogi Muslim ST |
|
tidak. |
NIM |
NAMA |
|
1. |
181011450200 |
AAR DARMAWAN PRATAMA |
|
2. |
181011450552 |
M DENI HARIADI |
|
3. |
181011450630 |
SAIPUL AJI |
|
tidak |
tanggal |
Materi yang dikonsultasikan |
Paraf Pembimbing |
||
|
|
|
MHS 3 |
|||
|
|
23 Sep 21 |
aplikasi perancangan |
|
|
|
|
|
24 Sep 21 |
Basis Data Perancangan |
|
|
|
|
|
27 Sep 21 |
Revisi Database |
|
|
|
|
|
28 Sep 21 |
Program |
|
|
|
|
|
05 Okt 21 |
Program |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Jakarta, 05 Oktober 2021
Pembimbing Praktek
(Laogi Muslim ST)
Puji syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT yang melimpahkan segala rahmat dan karunina-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Kerja Praktik mengenai Sistem Informasi Reservasi Mobil Pada PT. Indonesia Comnets Plus (ICON+), yang merupakan salah satu persyaratan untuk menyelesaikan laporan tugas akhir jenjang strata 1 (S1) pada Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang.
Rasa dan ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan laporan ini, termasuk.
1.
Ibu Thoyyibah T, S.Kom. , M.Kom. sebagai Dosen Pembimbing .
2.
Bapak Ahmad Udin Zailani, S.Kom., M.Kom selaku Ketua Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang .
3. Seluruh Dosen program studi teknik informatika Universitas Pamulang yang telah memberikan bekal ilmu dan pembelajaraan .
4. Kedua orang tua dan keluarga penulis yang selalu mengirimkan doanya.
Serta semua pihak yang terlalu banyak untuk disebut satu persatu sehingga terwujudnya laporan ini. Penyusun menyadari bahwa masih banyak kekurangan dari laporan ini, baik dari materi maupun teknik penyajiannya, mengingat kurangnya pengetahuan dan pengalaman. Oleh karena itu, mohon kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan penulisan di masa yang akan dating. Semoga buku laporan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak, khususnya bagi penyusun dan pembaca.
Depok, 26 September 2021
Penyusun
DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN SELESAI KULIAH KERJA PRAKTEK
LEMBAR PENILAIAN KERJA PRAKTEK MAHASISWA
LEMBAR BERITA ACARA KONSULTASI DENGAN DOSEN PEMBIMBING KP
LEMBAR BERITA ACARA KONSULTASI DENGAN SUPERVISOR KP
b) Visi dan Misi PT Indonesia Comnets plus
1) Hypertext Preprocessor (PHP)
2) Bahasa Markup Teks Hiper (HTML)
3) Cascading Style Sheets (CSS)
k) ERD (Diagram Hubungan Entitas)
l) LRS (Struktur Catatan Logis)
2.3. Model Pengembangan Perangkat Lunak
Gambar 2.1. Struktur Organisasi SBU Jakarta
Gambar 3.1 Proses Login Aplikasi
Gambar 3.2 Proses Data Pegawai
Gambar 3.5 Proses Data Peminjaman Mobil (Admin)
Gambar 3.6 Proses Peminjaman Mobil (Pengguna)
Gambar 3.7 Proses Pembuatan Laporan Peminjaman Mobil
Gambar 3.9. Diagram Urutan Masuk
Gambar 3.10 Sequence Diagram Pengelolahan Entry Data Pegawai
Gambar 3.11 Sequence Diagram Pengelolahan Entry Data Driver
Gambar 3.12 Sequence Diagram Pengelolahan Entry Data Mobil
Gambar 3.13 Sequence Diagram Pengolahan Entry
Peminjaman Mobil (User)
Gambar 3.14 Sequence Diagraman Pengolahan Entry Data Peminjaman Mobil (Admin)
Gambar 3.15 Sequence Diagram Pengolahan Laporan Peminjaman Mobil
Gambar 3.16 Class Diagram Sistem Reservasi Mobil
Gambar 3.17 Entitas Relationalship Diagram Sistem Reservasi Mobil
Gambar 3.18 Struktur Logical Record Sistem Reservasi Mobil
Gambar 3.19 Bentuk Tidak Dinormalisasi
Gambar 3.20 Bentuk Normalisasi Pertama
Gambar 3.21 Bentuk Normalisasi Kedua
Gambar 3.22 Flowchart Halaman Login
Gambar 3.23 Flowchart Halaman Menu Utama Admin
Gambar 3.24 Flowchart Halaman Menu Utama User atau Pegawai
Gambar 3.25 Flowchart Halaman Pegawai
Gambar 3.26 Flowchart Halaman Driver
Gambar 3.27 Flowchart Halaman Mobil
Gambar 3.28 Flowchart Halaman Peminjaman Mobil (User)
Gambar 3.29 Flowchart Halaman Data Peminjaman Mobil (Admin)
Gambar 3.31 Rancangan Layar Halaman Login
Gambar 3.32 Rancangan Layar Halaman Utama
Gambar 3.33 Rancangan Layar Halaman Pegawai
Gambar 3.34 Rancangan Layar Halaman Tambah Data Pegawai
Gambar 3.35 Rancangan Layar Halaman Ubah Data Pegawai
Gambar 3.37. Rancangan Layar Halaman Tambah Driver Data
Gambar 3.38 Rancangan Layar Halaman Ubah Data Driver
Gambar 3.39 Halama Layar Halaman Mobil
Gambar 3.40 Rancangan Layar Halaman Tambah Data Mobil
Gambar 3.41 Rancangan Layar Halaman Ubah Data Mobil
Gambar 3.42 Rancangan Layar Halaman Peminjaman Mobil (User)
Gambar 3.43 Rancangan Layar Bukti Cetak Peminjaman Mobil (Pengguna)
Gambar 3.44 Rancangan Layar Halaman Data Peminjan Mobil (Admin)
Gambar 3.45 Rancangan Layar Halaman Tambah Data Peminjam
Mobil (Admin)
Gambar 3.46 Rancangan Layar Halaman Ubah Data
Peminjaman Mobil (Admin)
Gambar 3.47 Bukti Cetak Data Peminjaman Mobil (Admin)
Gambar 3.48 Rancangan Layar Laporan Peminjaman Mobil
Gambar 3.49 Rancangan Layar Bukti Hasil Cetak Laporan
Gambar 3.50 Program Uji Coba Halaman Login
Gambar 3.51 Program Uji Coba Halaman Menu Utama
Gambar 3.52 Program Uji Coba Halaman Pegawai
Gambar 3.53 Program Uji Coba Halaman Tambah Data Pwgawai
Gambar 3.54 Halaman Program Uji Coba Ubah Data Pegawai
Gambar 3.55 Halaman Program Uji Coba Driver
Gambar 3.56 Program Uji Coba Halaman Tambah Data Driver
Gambar 3.57 Halaman Program Uji Coba Ubah Data Driver
Gambar 3.58 Program Uji Coba Halaman Mobil
Gambar 3.59 Program Uji Coba Halaman Tambah Data Mobil
Gambar 3.60 Program Uji Coba Halaman Ubah Data Mobil
Gambar 3.61 Program Uji Coba Halaman Peminjaman Mobil (User)
Gambar 3.62 Program Uji Coba Bukti Cetak Peminjaman Mobil
(Pengguna)
Gambar 3.63 Program Uji Coba Halaman Data Peminjam Mobil
(Admin)
Gambar 3.64 Program Uji Coba Halaman Tambah Data Peminjaman Mobil (Admin)
Gambar 3.65 Program Uji Coba Halaman Ubah Data Peminjaman
Mobil (Admin)
Gambar 3.66 Program Uji Cob Bukti Cetak Data Peminjaman
Mobil (Admin)
Gambar 3.67 Program Uji Coba Laporan Peminjaman Mobil
Gambar 3.68 Uji Coba Program Bukti Cetak Hasil Laporan
Tabel 2.1 Use Case Simbol-Simbol
Tabel 2.2. Diagram Aktivitas Simbol-simbol
Tabel 2.3. Diagram Kelas Simbol-simbol
Tabel 2.4. Simbol-simbol Urutan Diagram
Lampiran 1. Lembar Berita Acara Konsultasi
Lampiran 2. Salinan Surat Persetujuan Kerja Praktik
Melihat kebutuhan dan perkembangan dimasa depan, maka informasi saat ini menjadi kebutuhan pokok. Baik untuk peroramgan maupun untuk perusahaan, sehingga informasi yang terbaru akan selalu dibutuhkan untuk memberikan hasil yang terbaik.
Saat ini komputer memegang peranan penting dalam suatu langkah kerja yang besar dan rumit. Dengan adanya sistem komputer, optimasi kerja suatu perusahaan dapat tercapai. Saat ini PT. Indonesia Comnets Plus (ICON+) memfasilitasi karyawan untuk menggunakan mobil sebagai fasilitas untuk mempermudah karyawan menjangkau wilayah-wilayah sebagai proyek pekerjaan mereka, tetepi proses peminjaman mobil dilakukan secara manual dengan menggunakan kertas yang kemungkan data akan cepat rusak atau hilang. Di samping itu membutuhkan tempat penyimpanan.
Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka penyusunan untuk menemukan permasalahan ini yang juga dijadikan bahan untuk menulis laporan hasil kerja dengan judul “Perancangan Sistem Informasi Reservasi Mobil Pada PT. Indonesia Comnets Plus (ICON+).
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah penulis uraikan di atas maka penulis merumuskan perumusan masalah yaitu bagaimana memecahkan masalah untuk menampung semua informasi yang ada di PT.Indonesia Comnets Plus (ICON+).
Tujuan yang ingin dicapai penulis berdasarkan rumusan masalah yang telah dijelaskan sebelumnya antara lain :
A.
Memudahkan pengelolaan informasi reservasi mobil.
B.
Memudahkan karyawan dalam peminjaman mobil untuk dinas.
C.
Penyimpanan data peminjaman mobil secara sistematis dan rapi.
Pembatasan suatu masalah yang digunakan untuk menghindari penyimpangan maupun pelebaran pokok masalah agar penelitian tersebut terarah dan memudahkan tujuan perancangan sistem informasi ini tercapai. Dalam merancang dan membuat sistem informasi reservasi mobil berbasis web , masalahnya adalah masalahnya.
A.
Proses pengolahan meliputi proses penginputan data karyawan, data driver, data mobil,
B.
Proses pendataan transaksi yang terjadi mengenai data peminjaman mobil oleh karyawan.
C.
Proses pembuatan laporan peminjaman mobil dalam sebulan .
metode penelitian dan pengumpulan data yang digunakan untuk penyusunan laporan kerja praktik.
A. Metode Pengembangan Perangkat Lunak
Metode yang digunakan pada pengembangan perangkat lunak ini menggunakan model waterfall atau biasa disebut air terjun. Menurut Sukamto dan Shalahuddin (2013:28) dijelaskan bahwa “Model air terjun menyediakan pendekatan alur hidup perangkat lunak secara sekuensial atau terurut dimulai dari analisis, perancangan sistem dan perangkat lunak, pengujian dan tahap pendukung ( support )” .
Metode yang digunakan pada pengembangan perangkat lunak ini menggukan metode watterfall yang terbagi menjadi tiga tahapan, yaitu :
1) Analisa kebutuhan
Pada tahap ini penulis menganalisa suatu
kebutuhan dalam membuat program website reservasi mobil oprasional agar dapat
digunakan oleh para karyawan PT. Indonesia Comnets Plus (ICON+)
2) Perancangan
sistem dan perangkat lunak
Pada
tahapan ini penulis merancang sebuah website yang nantinya akan dapat di
gunakan, dan penulis juga menggunakan beberapa perangkat lunak seperti visual studio code untuk meletakan script coding, dan apache sebagai web serveryang
digunakan.
3)
Implementasi dan Pengujian Unit
Pada tahap ini
penulis akan melakukan implementasi
perancangan website yang telah penulis buat dan penulis juga akan melakukan uji
coba unit setelah sistem tersebut siap untuk di uji sebagai sebuah website.
B.
Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan
data yang digunakan oleh penulis dalam melakukan pengumpulan data untuk
pembuatan kerja praktik adalah :
1)
Observasi
Yaitu melakukan
pengamatan secara langsung terhadap kegiatan yang berhubungan dengan masalah
yang diambil pada PT. Indonesia Comnets
Plus (ICON+). Hasil pengamatan langsung dicatat oleh penulis dengan
mengharapkan data yang akurat, nantinya akan menjadi bahan refrensi dalam
melakukan perancangan dan akan berlanjut untuk membangun sebuah sistem
informasi reservasi mobil oprasional
berbasis website.
2)
Wawancara
Yaitu melakukan
tanya jawab secara langsung, terhadap karyawan perusahaan tersebut untuk
memperoleh informasi yang tepat dan jelas dimana sang pewawancara memberikan
pertanyaan mengenai semua kegiatan yang berhubungan dengan reservasi mobil
oprasional untuk dijawab oleh narasumber tersebut.
3)
Studi pustaka
Yaitu secara
informasi pendukung yang
diperoleh dari buku, media cetak, laporan penelitian, internet dan petunjuk
teknis yang memberikan masukan pada materi penyusunan laporan.
Dalam sistematis penulisan ini, penulis membagi laporan
ini dalam tiga bab pokok pembahasan. Adapun uraian singkat dari setiap babnya
yaitu :
BAB 1 PENDAHULUAN
Dalam
bab ini penjelasan latar belakang tentang reservasi mobil oprasional serta
alasan penulis mengambil judul perancangan sistem informasi reservasi mobil
oprasional berbasis website pada PT. Indonesia Comnets Plus(ICON+). Selain
latar belakang penulis menjelaskan rumusan masalah, batasan permasalahan,
metode penelitan yang digunakan penulis dalam
melakukan penelitian yang digunakan dalam penyusunan laporan kerja praktik.
BAB II LANDASAN TEORI
Dalam bab ini
menjelaskan tentang konsep dasar web yang meliputi : website, web server,
internet, World Wide Web (WWW), bahasa pemrograman, diagram uml, ERD, LRS,
normalisasi dan model pengembangan perangkat lunak, selain itu pada bab ini
berisi tentang sejarah, vis misi, struktur organisasi dan tugas karyawan PT. Indonesia Comnets Plus
(ICON+).
BAB III PEMBAHASAN
Dalam bab
ini menjelaskan tentang analisa dan perancangan system informasi yang berisi
tentang tinjauan pustaka, prosedur kerja praktik, dan analisis &
pembahasan.
BAB IV PENUTUP
Bab ini merupakan bab terakhir yang berisi kesimpulan
dan saran-saran yang penulis simpulkan dari bab-bab yang telah di bahas
terlebih dahulu.
PT. Indonesia Comnets Plus (ICON+)
merupakan entitas anak PT. PLN (Persero), pada tahun 2001. ICON+ memulai
kegiatan komersialnya dengan Network Operation Centre ICON+ difokuskan untuk
melayani kebutuhan PT.PLN (Persero) terhadap jaringan telekomunikasi`
Namun, seiring dengan kebutuhan
industri akan jaringan telekomunikasi dengan tingkat availability dan
reliability yang konsisten. ICON+ mengembangkan usaha dengan menyalurkan
kelebihan kapasitas jaringan telekomunikasi ketenagalistrikan serat optic milik
PT.PLN (Persero).
Di
jawa dan bali kebutuhan publik. ICON+ menjalin kerjasama dengan berbagai
perusahaan dan lembaga, terutama kegiatan oprasionalnya membutuhkan jaringan
telekomunikasi yang ekstensif dan
handal.
Sejak
tahun 2008, ICON+ secara konsisten dan bertahap melakukan ekspansi konektivitas
jaringan telekomunikasi ke berbagai
wilayah terpencil di Indonesia dengan memaksimalkan pendayagunaan hak jaringan
ketenagalistrikan milik PT.PLN (Persero), yaitu “Right of ways”(RoW), yang
memiliki cakupan wilayah di seluruh Indonesia. Hal tersebut dilakukan sesuai
dengan visi “Menjadi Penyedia Solusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
Terkemuka di Indonesia Berbasis Jaringan Melalui Pemanfaatan Aset Strategis”. ICON+ juga konsisten
melakukan inovasi produk dan layanan dengan mengedepankan kualitas jaringan dan
teknologi terkini.
b) Visi dan Misi PT Indonesia
Comnets plus
1)
Visi
Menjadi penyedia solusi TIK terkemuka di Indonesia
bebasis jaringan melalui pemanfaatan asset strategis.
2) Misi
a. Memberikan layanan TIK yang terbaik
di kelasnya kepada pelanggan guna meningkatkan nilai perusahaan.
b. Memenuhi kebutuhan dan harapan PLN
secara proaktif dengan menyediakan solusi-solusi TIK yang inovatif dan
memberikan nilai tambah.
c. Membangun organisasi pembelajar yang
berkinerja tinggi untuk mendorong perusahaan mencapai bisni yang ungggul dan
menjadi pilihan bagi talenta-talenta terbaik`
d.
e. Memberi kontribusi terhadap
pengembangan telekomunikasi nasional.
c)
Struktur
Pada sub-sub ini akan di
jelaskan mengenai wewenang dan tugas SDM pengurus PT. Indonesia Comnets Plus
(ICON+):
1) GM (GENERAL MANAGER)
GM (GENERAL MANAGER) sebagai
eksekutor, komunikator, pengambil keputusan, dalam menjalankan dan memimpin
perusahaan.
2) Tawaran Manajer.Pemeliharaan Publik
Manajer Bid.Pemeliharaan Publik yang bertanggung jawab terhadap oprasional layanan internet IOCON+ secara keseluruhan.
3) Tawaran Manajer.Pemeliharaan Ketenaga Listrikan
Manajer Bid.Pemeliharaan ketenaga listrikan yang bertanggung jawab terhadap oprasional layanan internet PLN secara keseluruhan.
4) Manajer Bid.Aset & Pembangunan Infrastruktur
Manajer Bid.Aset & Pembangunan Infrastruktur yang bertanggung jawab terhadap oprasional layanan internet PLN secara keseluruhan.
5) Manajer Bid.Aktivasi Publik
Manajer Bid.Akivasi publik yang bertanggung jawab terhadap pelanggan/klien baru di kantor ICON+ secara keseluruhan.
6) Tawaran Manajer.Aktivasi Ketenagalistrikan
Manajer Bid.Aktivasi Ketenaga Listrikan yang bertanggung jawab terhadap pelanggan/klien baru khusus PLN saja.
7) Penawaran Pengawas.Pemeliharaan Publik 1
menemukan jawab atas semua gangguan/troubleshoot perangkat pada layanan internet ICON+.
8) Penawaran Pengawas Pemeliharaan Publik 2
menemukan jawaban atas semua masalah pemecahan masalah perangkat pada layanan internet ICON+.
9) Penawaran Pengawas Pemeliharaan Ketenagakerjaan 1
menemukan jawaban atas semua gangguan memecahkan masalah pelanggan PLN pada layanan internet ICON+.
10) Penawaran Pengawas Pemeliharaan Ketenagakerjaan 2
menemukan jawaban atas semua gangguan memecahkan masalah pelanggan PLN pada layanan internet ICON+.
11) Supervisor Bid Asset & Pembangunan Infrastruktur 1
menjawab jawab atas semua data yang diminta, aset kantor pada kantor ICON+ secara keseluruhan.
12) Penawaran Pengawas Aktivitas Pemeliharaan
terima jawab atas semua perencanaan pelayanan untuk pelanggan baru dan lama di kantor ICON+ secara keseluruhaan.
13) Supervisor Bid Aktivitas Publik 1
menjawab jawab atas semua permintaan layanan internet ICON+ pada pelanggan baru.
14) Supervisor Bid Aktivitas Publik 2
menjawab jawab atas semua permintaan layanan internet ICON+ pada pelanggan baru.
15) Supervisor Bid Aktivitas Ketenagaan Kelistrikan 1
menjawab jawab atas semua permintaan layanan internet ICON+ pada pelanggan klien baru khusus PLN saja.
Landasan teori merupakan suatu landasan yang menjelaskan tentang teori-teori yang mendukung penyusunan laporan kerja praktik.
Teori-teori tersebut antar lain :
Pengertian perancangan menurut Al- Bahra bin Ladjamudin (2005:39) dalam bukunya yang berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi, adalah sebagai berikut: Tahapan perancangan memiliki tujuan untuk mendesain sistem baru yang dapat menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi perusahaan yang diperoleh dari pemmilihan alternatif sistem yang baik”. (Muntihana Informatika, Sains & Teknologi, 2017) .
Menurut McLeod (2001) Sistem adalah himpunan dari unsur-unsur yang saling berkaitan sehingga membentuk suatu kesatuan yang utuh dan terpadu (Mahaseptiviana, Tjandrarini & Sudarmaninngtyas, 2014) .
Sistem adalah sekelompok komponen dan elemen yang digabungkan menjadi satu untuk mencapai
tujuan tertentu. Sistem berasal dari kata latin (systema) dan bahasa Yunani
(sustema) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang
dihubungkan bersama untuk mencapai suatu tujuan. Istilah ini sering
dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, dimana
suatu model matematika seringkali bisa dibuat (Agus Irawan, Muttaqien &
Shinnay, 2017).
Infromasi adalah data yang telah
diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan
lebihh bearti bagi yang menerimanya (Mahaseptiviana et al, 2014).
Menurut Hartono (2005) Sistem
Informasi merupakan suatu system di dalam suatu organisasi yang mempertemukan
kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial
dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu
dengan laporan-laporan yang diperlukan (Mahaseptiviana et al, 2014).
M. Rudyanto Arief (2011:7) menyatakan
bahwa, website adalah salah satu aplikasi yang berisikan dokumen-dokumen
multimedia (text, gambar, suara, animasi, video) didalamnya yang menggunakn
perangkat lunak yang disebut browser. Beberapa jenis browser yang popular saat
ini diantaranya. Internet Exspoler, yang diproduksi oleh Miscrosoft, Mozilla Firefox, Opera dan Safari yang diproduksi
oleh Apple. Browser (Perambah) adalah aplikasi yang mampu menjalankan
dokumen-dokumen web dengan cara diterjemahkan. Prosesnya dilakukan oleh
komponen yang terdapat di dalam aplikasi browser biasa disebut web engine.
Semua dokumen web ditampilkan dengan cara diterjemahkan (Rudyanto Arief &
Suhartanto, 2012)).
Rosari
(2015) menyatakan bahwa “Web Server merupakan suatu perangkat lunak yang
dijalankan pada computer server dan berfungsi agar dokumen web yang disimpan di
server dapat diakses oleh pemakai (User) internet seperti misalnnya xampp”.
(Gulo, Watrianthos & Munthe, 2017).
Kustiyahningsih (2011 :8) menyatakan
bahwa, web server adalah, “Komputer yang digunakan untuk menyimpan
dokumen-dokumen web, komputer ini akan melayani permintaan dokumen web dari klienya”. Web browser
seperti explorer atau navigator berkomunikasi melalui jaringan (termasuk
jaringan internet) dengan web server, menggunakan HTTP, Browser akan
mengirimkan request kke server untuk meminta dokumen tertentu atau layanan lain
yang disediakan oleh server. Server memberikan dokumen atau layanannya jka
tersedia juga dengan menggunakan protocol HTTP. Contoh web sever adalah (Fallis, 2013).
a) Apache adalah web server yang paling
popular dan memiliki rangking pertama dalam persentase penggunaanya. Apache
biasa digunakan di berabagai OS Contoh: Linux, Windows dan lain-lain.
b) IIS (Internet Information Service)
digunakan disistem opera windows NT dan Windows 2002.
c) PWS (Personal Web Server) di gunakan
di system operasi windows 9x.
Ahmadi dan Hermawan (2018 : 68) menyatakan bahwa “Internet
adalah komunikasi jaringan computer
global yang menghubungkan seluruh komputer
di dunia meskipun berbeda system
operasi dan mesin” (Dini &
Agmawarnida 2018).
Akbar (2005:10) menyatakan bahwa “Internet adalah
sumber informasi komunikasi serta alat hiburan” Di dalam kamus komputer dan
Istilah Teknologi Informasi (2002 : 231)
Internet adalah: “Singkatan dari
Interconnection Networking bisa sebagai a global internasional yang dapat
membuat masing-masing computer saling berkomunikasi. (Andi Irawan &
Sugiantoro, 2018).
Setiawan (2009) menyatakan secara harfiah bahwa
internet (interconnected-networkin) merupakan suatu jejaringan terhubung
dengan beberapa jejaring computer
lainya.
Agus Bustami (1999) menyatakan bahwa,
World Wide Web adalah sekelompok
dokumen multimedia yang saling terkoneksi menggunakan hypertext link. Dan
dengan mengklik pada hot link. Dan dengan mengklik pada hot link, anda dapat
berpindah dari suatu dokumen ke dokumen lainnya.
Ada
dua hal penting yang harus diketahui bila belajar dengan WWW yaitu software web
browser dan sotware web server. Dimana software web beowser ini bertindak
sebagai client yang memungkinkan anda untuk melihat dan mendapatkan informasi
dari server bertindak sebagai server yang memberikan menyediakan informasi yang
diminta oleh browser (Manurung, 2019).
1) Hypertext Preprocessor (PHP)
Saputra
(2013 : 2) menyatakan bahwa “PHP merupakan suatu bahasa pemograman yang
difungsikan untuk membangun suatu website
dinamis”.
Sidik
(2004 : 4) menyatakan bahwa “PHP secara umum dikenal sebagai bahasa pemograman script-script yang membuat dokumen html secara on the fly yang dieksekusi di server web, dokumen yang dihasilkan
dari sebuah aplikasi bukan dokumen html yang dibuat dengan menggunakan editor
teks atau editor html”.
2) Hyper Text Markup Languange (HTML)
Winarno
dan Ali Zaki (2011 : 1) menyatakan bahwa “HTML, merupakan singkatan dari
Hypertext Markup Languange, Artinya bahasa ini adalah bahasa markup untuk
memformat konten halaman web. Dengan kata lain bahasa untuk mengatur bagaimana
penampilan dan pemformatan konten di web”.
3) Cascading Style Sheets (CSS)
Bekti (2015 :47) menyatakan bahwa
“CSS ( Cascanding Style Sheet )
merupakan salah suatu bahasa pemograman web yang digunakan untuk mempercantik
halaman web dan mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan
lebih terstruktur dan seragam”.
Saputra
(2013) menyatakan bahwa, kepanjangan dari CSS adalah Cascanding Style Sheet merupakan suatu bahasa pemograman suatu
bahasa pemograman web yang digunakan untuk mengendalikan dan membangun berbagai
komponen dalam web sehingga tampilan web akan lebih rapih, terstruktur, dan
seragam (Handayani et al, 2019).
Abdulloh (2018 : 193) menyatakan
bahwa “Javascript merupakan bahasa pemograman web yang pemrosesanya dilakukan
di sisi client. Karena berjalan di sisi client Javascript dapat dijalankan
hanya dengan menggunakan browser”. (Bruno, 2019)
Kustiyahningsih (2011 : 65) menyatakan bahwa “JavaScript adalah bahasa yang berbentuk kumpulan skrip berjalan pada suatu dokumen HTML”. Bahasa ini adalah bahasa pemograman untuk memberikan kemampuan tambahan terhadap bahasa HTML dengan mengizinkan pengeksekusian perintah-perintah di sisi pengguna artinya disisi browser bukan di sisi server web.
Dari definisi di atas penulis menyimpulkan bahwa javascript adalah bahasa pemograman yang dapat memberikan tambahan untuk mengakses elemen-elemen di dokumen HTML yang merupakan tindakan yang dilakukan oleh pengguna bukan di sisi server.
Simarmata & Imam Prayudi (2010:1) mengutip dari Silberschatz,dkk mengemukan bahwa, “Basis dta sebagai kumpulan data berisi informasi yang sesuai untuk sebuah perusahaan. Sistem manajemen basis data (DBMS) adalah kumpulan data yang berhubungan dan kumpulan program untuk mengakses data. Tujuan utama sistem basis data manajemen adalah menyediakan cara menyimpan dan mengambil informasi basis data secara mudah dan efisien”.
a)
MySQOL
Raharjo (2011:45) menyatakan bahwa “SQL adalah bahasa standar yang digunakan untuk mengakses data dalam relasional database . Setiap server database relasional atau Relasional Database Management Sistem (RDBMS) mendukung sql atau mengatur dan mengelola data”.
Dari data penulis menyimpulkan bahwa MySQL adalah salah satu perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola database mulai dari yang kecil sampai dengan yang sangat besar. MySQL juga dapat menjalankan perintah-perintah Structured Query Languange (SQL) untuk mengelola database-database yang ada di dalamnya.
b)
Basis Data
Enterprise (2014:1) menyatakan bahwa “ Database adalah suatu aplikasi yang menyimpan data setiap database memiliki
API tertentu untuk,
Dari kesimpulan diatas menyimpulkan bahwa database adalah data yang saling berhubungan dengan yang lainnya tersimpan di perangkat keras komputer.
c)
Xampp
Wicaksono (2008:5) menyatakan bahwa “ XAMPP adalah sebuah perangkat lunak yang berfungsi untuk menjalankan situs web berbasis PHP dan menggunakan pengolahan data MySQL dikomputer lokal” .
Dari kesimpulan diatas menyimpulkan bahwa xampp berperan sebagai server web pada komputer dan xampp juga dapat disebut sebagai server CPanel virtual yang dapat membantu Anda melakukan Pratinjau sehingga dapat memodifikasi situs web tanpa harus online atau terakses dengan internet.
Use Case Diagram merupakan pemodelan untuk kelakuan (perilaku) sistem yang akan dibuat Use case diagram mendiskripsikan sebuah interaksi antara satu atau lebih aktor dengan sistem yang akan dibuat. Secara kasar, lise case digunakan untuk mengetahui fungsi apa saja yang ada di dalam sebuah sistem dan siapa saja yang berhak menggunakan fungsi –fungsi tersebut. Syarat penamaan pada lise case diagram adalah nama sesimple mungkin dan dapat dipahami. Ada dua hal utama pada use case diagram
yaitu pendefinisian apa yang disebut aktor dan use case (Shalahuddin, 2013) (Sabi, Fatimah & Zola, 2017) .
A. Aktor merupakan orang proses, atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem yang akan dibuat di luar sistem yang akan dibuat itu sendiri, walaupun simbol dari aktor adalah gambar orang tetapi aktor belum tentu merupakan orang.
B. Use Case
merupakan fungsionalitas yang disedikan sistem sebagai satu kesatuan yang saling bertukar pesan antar unit atau aktor.
Berikut adalah simblo-simbol yang ada diagaram use case
Tabel 2.1 Use Case Simbol-Simbol
|
TIDAK |
SIMBOL |
NAMA |
KETERANGAN |
||
|
1. |
|
Gunakan Kasus |
Fungsionalitas yang disediakan oleh
sistem sebagai unit-unit yang saling bertukar pesan antar unit atau aktor;
biasanya dinyatakan dengan menggunakan kata kerja di awal frase nama use case. |
||
|
2. |
|
|
Aktor ( Aktor) |
Orang, proses, atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem informasi yang akan dibuat di luar sistem informasi yang akan dibuat
itu sendiri, jadi
walaupun simbol dari aktor adalah
gambar orang, tapi aktor belum
tentu merupakan orang;
biasanya dinyatakan menggunakan kata benda di awal frase nama aktor. |
|
|
|
|
|
|
||
|
|
|
|
|||
|
3. |
|
Asosiasi ( Asosiasi) |
Komunikasi antara aktor
dan use case yang berpartisipasi pada use case memiliki interaksi dengan aktor. |
||
|
4. |
<<memperpanjang> > |
ekstensi ( Perpanjang) |
Relasi use case tambahan ke sebuah use case dimana use case yang ditambahkan dapat berdiri sendiri walaupun tanpa use case tambahan itu; mirip dengan prinsip pewarisan pada pemrograman berorientasi objek; biasanya menggunakan case tambahan memiliki nama depan yang sama dengan use case yang ditambahkan.
|
||
|
5. |
|
Generali sasi |
hubungan dengan generalisasi dan spesialisasi (um-khusus) antara dua buah use case dimana fungsi yang satu adalah fungsi yang lebih umum dari
lainnya. |
||
|
6. |
<<termasuk> > |
Menggu naka n (Termasuk ) |
Relasi kasus penggunaan Tambahan Ke Sebuah Usse kasus Dimana kasus penggunaan Yang ditambahkan memerlukan penggunaan kasus Penyanyi untuk review menjalankan fungsinya ATAU sebagai
Syarat jalankan use case ini. |
||
Diagram aktivitas atau aktivitas diagram menggambarkan alur kerja (aliran kerja) atau aktivitas dari sebua sistem atau proses bisnis atau menu yang ada pada perangkat lunak` Yang perlu diperhatikan disini adalah bahwa diagram menggambarkan sistem aktivitas bukan apa yang dilakukan aktor, jadi aktivitas yang dapat dilakukan oleh sistem (Shalahuddin, 2013).
Diagram aktivitas juga banyak digunakan untuk mendifinisikan hal-hal berikut:
a. Rancangan proses bisnis dimana setiap
urutan aktivitas yang digambarkan merupakan proses bisnis system yang di
definiskan.
b. urutan atau pengelompokan tampilan
dari system/user interface dimana setiap aktivitas dianggap memiliki sebuah
rancangan antarmuka tampilan.
c. Rancangan pengujian diamana setiap
aktivitas dianggap memerlukan sebuah pengujian yang perlu di definisikan kasus
ujianya.
d. Rancangan menu yang ditampilkan pada
perangkat lunak.
Berikut adalah simbol-simbol yang ada
pada diagram aktivitas (Shalahuddin, 2013):
Table
2.2. Simbol-simbol Activity Diagram
|
NO |
SIMBOL |
NAMA |
DESKRIPSI |
|
1. |
|
Status awal (Start Point) |
Status awal aktivitas sistem, sebuah diagram
aktivitas memiliki sebuah status awal. |
|
2. |
|
Aktivitas (Activities) |
Aktivitas yang dilakukan sistem, aktivitas biasanya diawalai dengan kata kerja. |
|
3. |
|
Percabangan (Decision) |
Asosiasi percabangan dimana jika ada pilihan aktivitas lebih dari satu. |
|
4. |
|
Penggabungan (Join) |
Menunjukan adanya penggabungan aktivitas. |
|
5. |
|
Percabangan (Fork) |
Menunjukan adanya percabangan pararel dari aktivitas.
|
|
6. |
|
Status akhir (End Poin) |
Status akhir yang dilakukan sistem, sebuah diagram aktivitas memiliki sebuah
status akhir. |
Diagram kelas atau class diagram
menggambarkan struktur system dari segi pendefinisian kelas-kelas yang akan
dibuat untuk membangun system. Kelas diagaram memiliki apa yang disebut atribut
dan metode atau operasi (Shalahuddin, 2013).
a. Atribut merupakan variable-variable
yang dimiliki oleh suatu kelas
b. Operasi atau metode adalah
fungsi-fungsi yang dimiliki oleh suatu kelas.
Diagarm
kelas dibuat agar perbuat program atau programmer membuat kelas-kelas sesuai
rancangan di dalam diagram kelas agar antara dokumentasi perancangan dan
perangkat lunak sinkron. Banyak berbagai kasus, perancangan kelas dibuat tidak
sesuai dengan kelas-kelas yang dibuat pada perangkat lunak, sehingga tidaklah
ada gunanya lagi sebuah perancangan karena apa yang dirancangan dan hasil
jadinya tidak sesuai.
Berikut adalah simbol-simbol yang ada pada diagaram
kelas (Shalahuddin, 2013).
Table 2.3. Simbol-simbol Class Diagram
|
NO |
SIMBOL |
NAMA |
DESKRIPSI |
|
1. |
|
Kelas (Class) |
Kelas pada struktur system |
|
2. |
|
Antarmuka (Interface) |
Sama dengan konsep interface dalam pemrograman berorientasi objek. |
|
3. |
|
Asosiasi (Association) |
Relasi antarkelas dengan
makna umum, asosiasi biasanya juga disertai dengan multiplicity (relasi antar kelas dengan makna) kelas yang satu digunakan oleh kelas yang lain. |
|
4. |
|
Asosiasi berarah
(directed association) |
Relasi antarkelas DENGAN Makna
Kelas Yang Satu digunakan Oleh Kelas Yang lain, asosiasi biasanya also Disertai diagram beragam. |
|
5. |
|
Generalisasi |
Relasi antar kelas dengan makna generalisasi- spesialisasi (umum- khusus). |
Diagram urutan menggambarkan objek pada use case dengan mendeskripsikan waktu hidup objek dan pesan yang dikirimkan dan diterima antara objek. Oleh karena itu untuk menggambarkan urutan diagram maka harus diketahui objek-objek yang terlibat dalam sebuah use case beserta metode-metode yang dimiliki oleh kelas yang diinstansiasi menjadi objek itu. Membuat diagram sequence juga dibutuhkan untuk melihat scenario yang ada pada use case (Shalahuddin, 2013)
Banyaknya sequence diagram yang harus digambarkan adalah sebanyak pendefinisian use case yang memiliki prose situ sendiri atau yang penting semua use case yang telah didefinisikan interaksi jalanya pesan sudah dicakup pada sequence diagaram sehingga semakin banyak use case yang didefinisikan, maka sequence diagram yang harus dibuat juga semakin banyak .
Berikut adalah simbol-simbol yang ada pada urutan diagram (Shalahuddin, 2013)
Tabel 2.4. Simbol-simbol Urutan Diagram
|
TIDAK |
SIMBOL |
NAMA |
KETERANGAN |
|
1 |
|
Aktor ( Aktor ) |
Orang, proses, atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem informasi yang akan dibuat di luar sistem informasi yang akan dibuat sendiri, jadi walaupun simbol dari aktor adalah gambar orang, tapi aktor belum tentu merupakan orang, biasanya dinyatakan menggunakan kata benda di awal nama aktor . |


|
|
|
|
tertentu, arah panah mengarah pada objek yang menerima kembalian. |
|
12. |
<<hancurkan>>
|
Pesan tipe hancurkan |
Menyatakan suatu objek hidup objek yang lain, arah panah mengarah pada objek yang diakhiri, sebaiknya jika ada membuat maka ada menghancurkan. |
k) ERD (Diagram Hubungan Entitas)
ERD merupakan dokumen yang menunjukan data entitas dan atribut serta berbagai hubunganya. Komponen yang digunakan didalam hubungan data antar lain (Fathansyah, 2012) .
A. Entitas yaitu orang, tempat sesuatu atau kegiatan yang dicatat dalam catatan, digambar dengan kotak segi empat dan digunakan untuk menunjukkan suatu objek, konsep, benda, maupun kejadian dan sebagianya yang menunjukkan data tersebut disimpan.
B. Hubungan , digambarkan dengan belah ketupat dengan garis, yang menghubungkan ke entitas terkait, maka hubungan, diberi nama dengan menggunakan kata kerja. Hubungan yang mengkaitkan antara entitas yang berbeda.
C. Atribut
yaitu setiap karakteristik atau kualitas yang menjelaskan suatu hal tertentu, menunjukan karakteristik dari tiap entitas atau suatu yang menjelaskan entitas atau relasi. Dari setiap atribut entitas terdapat satu atribut yang dijadikan sebagai kunci (key).
Jenis-jenis kunci (key):
a) Primary key, yaitu candidate key yang dipilih untuk Mengidentifikasikan basis data secara unik dalam relasi.
b) Secondary key, yaitu field atau atribut yang dapat menghilangkan kemungkinan primary key tidak unik.
c) Candidate key , merupakan atribut yang menjadi determinan yang dapat dijadikan identitas baris paa sebuah relasi, biasanya merupakan super key yang minimum.
d) Alemate key , yaitu kandidat yang tidak terpilih sebagai primary key atau atribut untuk menggantikan kunci utama.
e) Kunci komposit, yaitu kunci yang terdiri dari dua buah atribut atau lebih, atribut-atribut tersebut jika berdiri sendiri tidak menjadi identitas baris, tetapi bila di rangkaikan menjadi satu kesatuan akan dapat diidentifikasi secara unik.
f) Foreign key, merupakan atribut dengan domain yang sama menjadi kunci utama sebuah relasi tetapi pada relasi atribut tersebut hanya sebagai atribut biasa.
D. Kardinalitas (tingkat hubungan), yang terjadi, dilihat dari suatu kejadian atau banyak tidaknya hubungan antar entitas tersebut.
Ada tiga kemungkinan hubungan yang terjadi, yaitu:
a) Satu lawan satu (1:1)
Tingkat hubungan dinyatakan satu pada satu, jika suatu kejadian pada entitas yang pertama hanya memiliki satu hubungan dengan satu kejadian pada entitas kedua. Begitu juga sebaliknya, satu kejadian pada entitas kedua hanya dapat memiliki satu kejadian pada entitas pertama
b)
Satu ke banyak (1:M)
Tingkat hubungan satu pada banyak adalah sama dengan banyak pada satu, tergantung pada tingkat hubungan tersebut dilihat dari satu kejadian pada entitas yang pertama dapat memiliki banyak hubungan dengan kejadian pada entitas kedua. Sebaliknya satu kejadian pada entitas kedua hanya mempunya satu hubungan dengan satu kejadian pada entitas pertama.
c)
Banyak ke banyak (M:N)
Tingkat hubungan banyak ke banyak terjadi jika setiap kejadian pada sebuah entitas akan memiliki banyak hubungan dengan kejadian pada entitas lainnya. Baik di lihat dari sisi yang pertama maupun dihat dari sisi entitas kedua.
l) LRS (Struktur Catatan Logis)
LRS (Logical Record Structure) adalah representasi dari struktur record-record pada table-tabel yang terbentuk dari hasil antar entitas entitas. Struktur record logis dibentuk dengan nomor dari tipe record. Beberapa tipe recor digambarkan oleh kotak segi empat, persegi panjang dengan nama unik beda LRS dengan ERD adalah nama tipe record-nya. LRS berada di luar kotak field tempat dimana tipe record ditempatkan, sedangkan ERD berada di dalam. (Yulianti,2003) .
Suatu file yang terdiri dari beberapa elemen grup yang berulang-ulang sehingga perlu diorganisasikan. File dengan menghilangkan elemen grup yang berulang atau sebuah kegiatan mengelompokan atribut, sehingga relasi yang terstruktur dengan baik yang disebut noralisasi. (Yulianti, 2013) .
Berikut tahapan-tahapan dalam normalisasi:
A. Bentuk normal pertama(1 NF)
Bentuk normal yang kesatu memiliki cirri yaitu setiap data yang dibentuk dari bidang-bidang berupa “nilai atom”. Tidak ada set atribut yang berulang-ulang atau atribut layak ganda (multivalue). Tiap bidang hanya satu pengertian, bukan merupakan kumpulan kata yang memiliki arti hanya satu arti saja dan juga kata-kata lain.
B. Bentuk normal kedua (2 NF)
Bentuk normal kedua memiliki syarat yaitu, bentuk kata telah memenuhi kriteria bentuk normal kesatu, atribut bukan kunci yng bergantung secara fungsi pada kunci utama utama. Sehingga untuk membentuk normal kedua harus sudah ditentukan bidang kunci-kunci. Bidang kunci harus unik dan dapat mewakili atribut lain yang mebnjadi anggotanya.
C. Bentuk normal ketiga (3 NF)
Untuk menjadi normal ketiga maka relasi harus dalam bentuk normal kedua dan semua atribut bukan primer tidak punya hubungan yang transitif. Dengan kata lain, setiap atribut bukan kunci harus bergantu hanya pada primary key dan pada primary key secara menyeluruh.
Hartono (2014-795) menyatakan bahwa, “Bagian alir( flowchart ) adalah bagian ( chart) yang menunjukan alur ( flow ) di dalam program atau prosedur sistem secara logika. Bagian alur yang digunakan trutama untuk alat bantu komunikasi dan untuk dokumentasi.”
Dapat juga dikatakan bahwa flowchart atau bagian alur merupakan metode untuk menggambarkan tahap-tahap penyeesaian masalah (prosedur) beserta aliran data sengan simbol-simbol. Yang mudah untuk di pahami.
2.3. Model Pengembangan Perangkat Lunak
A.
Air terjun
Menurut Shalahuddin (2013:28),,”Air terjun ( water fall ) adalah modelsekuensial linier (sequential liniear ) atau alur hidup klasik (classic life cycle ), Model air terjun menyediakan pendekatan alur hidup perangkat lunak secara sekuential atau terurut dimulai dari analisis, desain , pengkodean, pengujian, dan tahap pendukung ( support) ”.
Dari kesimpulan diatas menyimpulkan bahwa water fall adalah sebuah metode klasik yang dimiliki oleh sidat secara berurutan sebagai sebuah perangkat lunak atau program.
BAB III
PEMBAHASAN
3.1. Tinjau Pustaka
Dengan berkembangnya teknologi komputer dan internet maka muncul apa yang sering disebut reservasi online dan transaksi online. Hal ini dapat mempermudah pelanggan untuk melihat informasi produk atau jasa dan kemudahan dalam mengelola data secara real time. Dengan adanya ilmu pengetahuan dan teknologinya yang semakin maju saat ini akan sangat membantu berjalanya sebuah sistem dan perkembanganya. Sistem yang berkembang dengan baik dan lacarkan akan menghasilkan informasi secara efektik dan efektif, sehingga mendukung kemajuan dan penunjang kegiatan yang ada dalam sebuah perusahaan.
Pembuatan situs web merupakan solusi yang cukup efektif untuk meningkatkan pelayanan para pelangganya dalam melakukan transaksi memudahkan dalam mempromosikan tentang kendaraan yang dimiliki oleh pemilik, serta memudahkan pelanggan untuk memilih sesuai selera dan kebutuhanya tanpa harus merepot-repotkan kencan (Fallis, 2013) .
3.2. Prosedur Kerja Praktik
A.
Sistem Perancang
1)
Diagram Aktivitas
Berikut adalah metode activity diagaram system resevasi mobil yang diusulkan :
A)
![]() |
Proses Masuk Aplikasi
b)
Proses Data Pegawai
![]() |
c)
Proses Data Driver
![]() |
d)
Proses Data Mobil
![]() |
e)
Proses Peminjaman Data Mobil (Admin)
![]() |
F)
![]() |
Proses Peminjaman Mobil (Pengguna)
G)
![]() |
Proses Laporan Pembuatan Peminjaman Mobil
2) Gunakan Diagram Kasus
Berikut adalah model use case diagram system reservasi mobil yang diusulkan :
![]() |
3) Diagram Urutan
Berikut adalah model sequence diagram system reservasi mobil yang diusulkan :
a) Diagram Urutan Masuk
![]() |
b) Sequence Diagram Pengelolahan Entry Data Pegawai
![]() |
c)
Sequence Diagram Pengelolahan Entry Data Driver
![]() |
d)
Sequence Diagram Pengelolahan Entry Data Mobil
![]() |
e)
Sequence Diagram Pengolahan Entry Peminjaman Mobil (User)
![]() |
F)
![]() |
Sequence Diagraman Pengolahan Entry Data Peminjaman Mobil (Admin)
g) Sequence Diagram Pengolahan Laporan Peminjaman Mobil
![]() |
4) Diagram Kelas
Berikut adalah model Class Diagram system reservasi
mobil yang diusulkan :
5)
Diagram Relasi Entitas
Gambar 3.17 Entitas Relationalship Diagram Sistem Reservasi Mobil
2)
Logical Record Structure
Berikut adalah model Logical record structure system reservasi moil yang diusulkan :
![]() |
3)
Normalisasi
Berikut adalah model normalisasi system reservasi mobil yang diusulkan :
a)
![]() |
Normalisasi bentuk tidak normal (Un Normalized Form)
b)
Bentuk Normasilasi Pertama (First Normalized Form)
![]() |
c)
Bentuk Normalisasi kedua (Second Normalized Form)
![]() |
a.
Perancangan Perangkat Lunak
1)
Flowchart Program
Flowchart
Program menerangkan Mengenai algoritma Yang Dibuat Oleh Penulis, Serta alur jalanya program flowchart DAPAT menunjukan Beroperasi Jelas Arus Pengendalian Suatu algoritma. Yaitu melaksanakan suatu rangkaian kegiatan secara logistik dan sistematis. Untuk memudahkan pembuatan program, maka penulis membuat flowchart program seperti dibawah ini :
![]() |








Gambar 3.30 Flowchart Halaman Laporan
3.1. Analisa dan Perancangan
A.
Rancangan Layar Aplikasi (Antarmuka)
Berikut adalah rancangan layar dari sistem reservasi mobil :
1)
![]() |
Halaman Login
2)
![]() |
Halaman Menu Utama
3)
![]() |
Halaman Pegawai
4)
![]() |
Halaman Tambah Data Pegawai
5)
![]() |
Halaman Ubah Data Pegawai
6)
![]() |
Pengemudi Halaman
Gambar 3.36. Rancangan Layar Halaman Driver
7)
![]() |
Halaman Tambah Driver Data
8)
![]() |
Halaman Ubah Driver Data
9)
![]() |
Halaman Mobil
10)
![]() |
Halaman Tambah Data Mobil
11)
![]() |
Halaman Ubah Data Mobil
12)
![]() |
Halaman Peminjaman Mobil (Pengguna)
13)
![]() |
Bukti Cetak Peminjaman Mobil (Pengguna)
14)
![]() |
Halaman Data Peminjan Mobil (Admin)
15)
![]() |
Halaman Tambah Data Peminjam Mobil (Admin)
16)
![]() |
Halaman Ubah Data Peminjaman Mobil (Admin)
17)
![]() |
Bukti Cetak Data Peminjaman Mobil (Admin)
18)
![]() |
Laporan Peminjaman Mobil
19)
![]() |
Bukti Hasil Cetak Laporan
A.
Penjelasan Rancangan Layar (Antarmuka)
Di dalam penjelasan rancangan layar ini akan memperjelas fungsi atau tujuan dari masing-masing tampilan tersebut:
1)
Halaman Login
Pada halaman login berfungsi untuk mengakses halaman utama atau dashboard dari aplikasi reservasi mobil PT. INDONESIA COMNETS PLUS (ICON+) Pada halaman login terdapat dua field yaitu email dan password.
2)
Halaman Menu Utama
Pada halaman utama berfungs agar pegawai atau admin dapat mengakses formulir yang terdapat pada menu halaman utama, menu yang berada pada halaman utama adalah data pegawai , data driver, data mobil, data peminjaman mobil, laporan dan peminjaman mobil, tetapi pegawai tidak dapat mengakses semua bentuk yang berada pada halaman utama, pegawai hanya dapat mengakses satu bentuk saja yaitu: bentuk peminjaman mobil
3)
Halaman Pegawai
Pada halaman tampilan pegawai bekerja untuk melihat data sudah di input oleh Admin. Selain itu pada halaman pegawai terdapat beberapa tombol yaitu tambah data, ubah data hapus dimana masing-masing tombol tersebut memiliki funngsi yang berbeda-beda.
4)
Halaman Tambah Data Pegawai
Pada halaman input data pegawai bekerja unutk menginput data pegawai PT. INDONESIA COMNETS PLUS dimana data yang dimasukkan berupa nama pegawai, jabatan, no. handphone, email, password, level dan alamat. Untuk email, password dan level nantinya berfungsi sebagai login sebelum pegawai dapat mengakses aplikasi reservasi mobil.
5)
Halaman Ubah Data Pegawai
Pada halaman edit pegawai bekerja untuk mengubah data apabila ada kesalahan saat admin menginput data pegaawai.
6)
Halaman Sopir
Pada halaman view driver berfungsi untuk melihat data yang sudah di input oleh admin, selain itu pada halaman driver terdapat beberapa tombol yaitu tambah data, ubah dan hapus, dimana masing-masing tombol tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda.
7)
Halaman Tambah Driver Data
Pada halaman input
driver berfungsi untuk menginput data driver yang berada pada PT. INDONESIA
COMNETS PLUS dimana data yang diinput berupa nama driver, jabatan, no.
handphonne, email dan alamat.
8)
Halaman Ubah Data
Driver
Pada halaman edit
driver berfungsi untuk merubah data apabila ada kesalahan saat admin menginput
data driver.
9)
Halaman Mobil
Pada halaman view
mobil berfungsi untuk melihat data yang sudah di input oleh admin selain itu
pada halaman mobil terdapat beberapa tombol yaitu tambah data hapus, dimana
masing-masing tombol tersebut memiliki fungsi yang berbeda-berbeda.
10) Halaman Tambah Data Mobil
Pada halaman input
mobil berfungsi untuk menginput data mobil yang berada pada PT. Indonesia
Comnets Plus (ICON+) dimana data yang diinput berupa no plat mobil, merk mobil
dan warna.
11) Halaman Ubah Data Mobil
Pada halaman edit mobil berfungsi
untuk merubah data apabila ada kesalahan saat admin menginput data mobil.
12) Halaman Peminjaman Mobil (User)
Pada
halaman peminjaman mobil di peruntukan untuk pegawai yang akan meminjam mobil
untuk keperluan dinas, pegawai nantinya akan menginput data-data yang di
perlukan. Setelah itu pegawai yang akan meminjam mobil baru harus mencetak data
yang sudah diinput pada halaman tersebut, dimana data yang sudah dicetak
nantinya akan diberikan kebagian kendaraan.
13) Bukti Cetak Peminjaman Mobil (User)
Pada
Halaman ini adalah bukti cetak setelah pegawai mengisi form peminjaman mobil
dan mengklik tombol simpan & cetak.
14) Halaman Data Peminjaman Mobil (Admin)
Pada
halaman view data peminjaman mobil berfungsi untuk melihat data yang sudah di
input oleh pegawai pada halaman peminjaman mobil yang berada pada halaamn utama
user, selain itu pada data data peminjaman mobil terdapat beberapa tombol
yaitu tambah data, ubah, hapus dan print
dimana masing-masing tombol tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda.
15) Halaman Tambah Data Peminjaman Mobil (Admin)
Pada halaman input data peminjaman mobil nantinya kepala bagian kendarraan atau admin akan mencarikan pegawai mobil yang digunakan dan siapa saja yang akan pergi bersama pegawai tersebut, kepala bagian kendaraan hanya bisa mencarikan pegawai mobil dan sopir setelah mendapat surat jalan dari pegawai terkait, pada halaman ini kepala kendaraan juga harus mencetak surat perintah jalan yang nantinya akan diberikan kepada pegawain.
16) Halaman Ubah Data Peminjaman Mobil (Admin)
Pada halaman edit data peminjaman mobil berfungsi untuk mengubah data jika kesalahan saat admin menginput data mobil dan driver.
17) Bukti Cetak Data Peminjaman Mobil (Admin)
Pada halaman ini bukti adalah mencetak setelah admin mengisi formulir peminjaman data mobil lalu admin mengklik tombol cetak yang berada pada halaman peminjaman data .
18) Halaman Lihat Laporan
Pada halaman laporan nantinya menghasilkan data peminjaman mobil pada PT. Indonesia Comnets Plus (ICON+) admin atau kepala bagian kendaraan nantinya hanya tinggal memilih dari tanggal mulai dan berakhir agar nantinya mendapatkan data yang diingkan.
19) Bukti Hasil Cetak Laporan
Pada Halaman ini adalah bukti cetak setelah admin memilih tanggal mulai dan tanggal berakhir pada formulir laporan dan mengklik tombol cetak.
B.
Program penggunaan (program manual)
Di dalam penggunaan program (program manual) situs web ini akan memperjelas proses berjalanya situs web pada halaman admin.
i.
Halaman Login
Nama Halaman : Login
Fungsi : Untuk masuk ke menu
utaman
Akronim : index.php
Bahasa
Program : PHP
Proses
Program : a. Isi email dan
password.
b. Jika belum
melakukan proses login maka menu tidak bisa diakses.
ii.
Halaman Menu Utama
Nama
Halaman : Menu Utama
Fungsi : Menampilkan seluruh
menu
Akronim : index.php
Bahasa
Program : PHP
Proses Program : a. Plih menu yang diingkan.
b. Setelah memilih
menu yang diingkan
maka
akan muncul tampilan form yang tadi dipilih padda menu tersebut.
iii.
Halaman
Pegawai
Nama Halaman : Pegawai
Fungsi : menunjukkan data pegawai.
Singkatan : user/index.php
Program Bahasa : PHP
Proses Program : a. Klik Tombol Tambah Data untuk
menambah data pegawai.
b.Untuk menghapus dan mengubah klik
Tombol hapus dan ubah.
iv.
Pengemudi Halaman
Nama Halaman : Sopir
Fungsi : Sebagai driver data
Singkatan : driver/index.php
Program Bahasa : PHP
Proses program : a. Klik Tombol Tambah Data untuk
menambahkan driver data .
B. Untuk menghapus dan mengubah klik
Tombol hapus dan ubah.
v.
Halaman Mobil
Nama Halaman : Mobil
Fungsi : Kedepan dan mobil
Akronim : datamobil/index.php
Program Bahasa : PHP
Proses Program : a. Klik Tombol Tambah data untuk
menambahkan data mobil .
B. Untuk menghapus perubahan data klik
Tombol hapus dan ubah.
vi.
Halaman Peminjaman Mobil (Pengguna)
Nama Halaman : Peminjaman Mobil
Fungsi : Reservast moil oleh pegawai
Singkatan : reservasi/form_reservasi.php
Program Bahasa : PHP
Proses Program : a. Klik Tombol Simpan & Cetak untuk
Reservast dan mencetak reservast .
B. Untuk pemesanan batal Button batal .
vii.
Halaman Data Peminjaman Mobil (Admin)
Nama Halaman : Data Peminjaman Mobil
Fungsi : untuk meminjam data mobil
Singkatan : kapol/index.php
Program Bahasa : PHP
Proses Program : a. Klik Tombol Tambah data untuk
Menambhakan data peminjan mobil .
B. Untuk menghapus dan mengubah klik
tombol ubah dan hapus .
C. Untuk mencetak data peminjaman mobilklik
tombol cetak
viii.
Halaman Laporan
Nama Halaman : Laporan peminjaman mobil
Fungsi : Mencetak peminjaman mobil
Akronim : laporan/Iindex.php
Program Bahasa : PHP
Proses Program : a. Klik Print Filter untuk menampilkan
Pilihan dari tanggal mulai sampai tanggal berakhir
B. Klik button print untuk mencetak laporan dari hari hasil memilih tanggal mulai dan berakhir.
C. Klik tombol tutup untuk keluar dari filter cetak.
C.
Program Uji Coba
1)
![]() |
Halaman Login
2)
![]() |
Halaman Menu Utama
3)
![]() |
Halaman Pegawai
4)
![]() |
Halaman Tambah Data Pegawai
5)
![]() |
Halaman Ubah Data Pegawai
6)
![]() |
Pengemudi Halaman
7)
![]() |
Halaman Tambah Driver Data
8)
![]() |
Halaman Ubah Driver Data
9)
![]() |
Halaman Mobil
10)
![]() |
Halaman Tambah Data Mobil
11)
![]() |
Halaman Ubah Data Mobil
12)
![]() |
Halaman Peminjaman Mobil (Pengguna)
13)
![]() |
Bukti Cetak Peminjaman Mobil (Pengguna)
14)
![]() |
Halaman Data Peminjam Mobil (Admin)
15)
![]() |
Halaman Tambah Data Peminjaman Mobil (Admin)
16)
![]() |
Halaman Ubah Data Peminjaman Mobil (Admin)
17)
![]() |
Bukti Cetak Data Peminjaman Mobil (Admin)
18)
![]() |
Laporan Peminjaman Mobil
19)
![]() |
Bukti Cetak Hasil Laporan
Perancangan Sistem Informasi Reservasi Mobil pada PT. Indonesia Comnets Plus (Icon+) bertujuan untuk mempermudah pegawai dalam proses peminjaman mobil dalam melaksanakan tugas diberbagai wilaiah. Rancangan sistem tersebut mampu untuk memberikan kerja yang efektif, dan dapat dikatakan sebagai berikut :
1)
Dengan menggunakan sistem ini, memudahkan pegawai dalam mengisi formulir peminjaman.
2)
Dengan menggunakan sistem ini, proses peminjaman mobil dilakukan sesuai prosedur dan sistematis.
3)
Sistem ini memberikan laporan peminjaman data mobil perhari, perbulan, bahkan setahun.
Saran yang diberikan untuk pengembangan Sistem Informasi Reservasi Mobil Pada PT. Indonesia Comnets Plus (Icon+) adalah:
1.
Pengembangan sistem ini diharapkan dapat mengembangkan agar lebih bersifat lebih baik dan dapat diimplementasikan sesuai standar program.
2.
Pengembang diharapkan dapat mengembangkan sistem yang lebih kompleks dan dapat mencakup data dari kedua mobil
Buku :
Raharjo, Budi. Pemrograman Web 2011 dengan Php Oracle Jakarta : PT. Elex Media
Komputindo.
Hartono Jogiyanto.2014.analisis dan desain sistem informasi : pendekataan terstruktur.
Yogyakarta:ANDI.
Enterprise, Jubilee.2014.Mysql untuk pemula. Jakarta : PT. Elex Media Komputindo,
Wicaksono, Yogi.2018. Membangun Bisnis Online dengan Mambo.Jakarta:PT. Elex media komputerindo.
Sidik.Betha,2004,pemrograman web php. Bandung: informatika.
Saputra,Agus,dan Feni agustin.2013. menyelesaikan website 12 juta secara profesional. Jakarta : PT. Elex media komputerindo.
Artikel dan suatu jurnal ilmiah :
Bruno, L. (2019).済無No Tittle No Title. Jurnal Informasi dan Pemodelan Kimia, 53(9), 1689 – 1699.
https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Dini, BA, & Agmawarinda. (2018). Implementasi Metode Air Terjun pada
Aplikasi Penerimaan Peserta Didik Baru Berbasis Web Dengan Dukungan SMS Gateway Di SMPIT INSAN KAMIL. Informatika SIMANTIK, 3(2), 36-42.
Fallis, A. . (2013). Bab II Landasan Teori. Jurnal Informasi dan Pemodelan Kimia ,
53 (9), 1689–1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Gulo, RN, Watrianthos, R., & Munthe, IR (2017). Perancangan Sistem Informasi Pariwisata Daerah Kabupaten Labuhanbatu Berbasis Web.
Infomart AMIK Labuhan Batu, 5(3), 37-44.
Handayanim T., Sumiyanti Bin Taher, Y., Usman AH, Ambarita A., Studi, P., Akutansi, K., …. Utara, M. (2019). Jilid 4 Nomor 1 | APLIKASI
PEMERIKSAAN BIAYA INSTALASI TEGANGAN LISTRIK RENDAH BERBASIS WEB PADA PT. APLIKASI PPILN MALUKU UTARA BIAYA PEMERIKSAAN INSTALASI TEGANGAN LISTRIK BERBASIS WEB PADA PT. PT PPILN MALUKU UTARA. IJIS
Jurnal Sistem Informasi Indonesia, 4(April), 32-40.
Irawan, Agus, Risa, M., Muttaqien, MA, Muttaqien, MA, & Shinnay, A.E (2017). Perncangan Sistem Informasi Penjualan Pakai Pada CV Nonninth Inc Berbasis Online. POSITIF : Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi, 3(2), 74.
https://doi.org/10.31961/positif.v3i2.2417
Irawan, Andi, & Sugiantoro, B.(2018). Akktivitas Anak – Anak Dan Pemuda
Dalam Penggunaan Internet. I(2), 50-56.
Mahaseptiviana, A., Tjandrarini, AB, & Sudarmaningtyas, P. (2014). Analisa Perancangan Sistem Informasi Penjualan Air Minum Pada CV. Air Putih. JSINBIS (Jurnal Sistem Informasi Bisnis) , Vol.3 No. (2), 157–165. Diperoleh dari https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jsinbis/article/view/19493/pdf Manurung, IHG (2019). Sistem Informasi Lembaga Kursus Dan Pelatihan (LKP) City Com Berbasis Web Menggunakan PHP Dan MYSQL. Jurnal Mahajana Informasi , 4 (1), 42–50.
Muntihana, V., Informatika, JT, Sains, F., & Teknologi, DAN (2017).
Berbasis Web Dan Android Pada Klinik Gigi Lisda .
Rudyanto Arief, M., & Suhartanto, M. (2012). Pembuatan Website Sekolah
Menengah Pertama Negeri 3 Delanggu Dengan Menggunakan Php Dan Mysql. Kecepatan Jurnal , 4 (1), 1–8. Diperoleh dari http://speed.web.id/ejournal/index.php/Speed/article/view/226
Sabil, AI, Fatimah, N., & Zola, R. (2017). Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Akademik Berbasis WEB dengan PHP & MySQL pada SMKN 3 Tangerang .
Lampiran 1. Lembar Berita Acara Konsultasi Dengan Dosen Pembimbing Kerja Praktik
|
Nama Instansi KP |
PT. INDONESIA COMNETS (ICON+) |
|
Alamat Instansi |
Jl. Sigura-gura II No.2, RT.11/RW.1, Duren Tiga, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12760 |
|
Dosis Pembimbing |
THOYYIBAH. T S.Kom., M.Kom |
|
Tidak. |
NIM |
NAMA |
|
1. |
181011450200 |
AAR DARMAWAN PRATAMA |
|
2. |
181011450552 |
M DENI HARIADI |
|
3. |
181011450630 |
SAIPUL AJI |
|
TIDAK |
tanggal |
materi yang dikonsultasikan |
Dosis Paraf |
||
|
MHS 1 |
MHS 2 |
MHS 3 |
|||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Mahasiswa di atas telah melakukan bimbingan dengan jumlah materi yang telah memenuhi untuk di seminarkan.
Depok, ……………………….
Dosis Pembimbing
(Thoyyibah. T S.Kom., M.Kom)























































Comments
Post a Comment